Program Studi Teknologi Industri Pertanian (Prodi TIN) merupakan salah satu program studi yang berada di Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran. Prodi TIN baru didirikan pada tahun 2013 dan menerima mahasiswa baru pada tahun 2014. Prodi TIN UNPAD telah membulatkan tekad untuk berkomitmen dalam mengembangkan kurikulum yang berbasis pada technopreneurship dan pengembangan UMKM.

Kurikulum technopreneurship menjadi landasan penyusunan dan pelaksanaan kurikulum baru yang juga dapat disebut sebagai Knowledge based Entrepreneurship. Dalam pelaksanaannya, kurikulum technopreneurship ini tidak hanya ditujukan untuk membentuk pada usahawan-usahawan yang mengelola perusahaan, namun lebih dalam dari pada itu, apapun peranannya dalam dunia profesi apapun yang digelutinya ketika lulus nanti, kewirausahaan akan menjadi jiwa untuk secara terus menerus dapat berkontribusi postitif bagi lingkungannya melalui teknologi dan ilmu pengetahuan.

Lebih jauh lagi, kurikulum perlu dirancang sangat menarik dengan pendekatan entrepreneurial yang dikolaborasikan dengan penguasaan teknologi   untuk menghasilkan lulusan yang memiliki capaian pembelajaran dengan daya saing yang tinggi baik dalam hal keahlian dan keterampilan, tanggung jawab dan motivasi untuk mengembangkan agroindustri, baik dari segi manajemen ataupun proses dan teknologi.

Dalam merancang kurikulum Technopreneurship di Prodi TIN UNPAD dilakukan dengan pendekatan proses kreatif Hal ini dimaksudkan untuk memahami karakter pembentukan jiwa dan keterampilan wirausaha. Perjalanan kreatif ini kemudian disempurnakan dengan melihat kondisi di lapangan setelah proses tersebut dilengkapi dengan input ilmu, Teknologi, komunitas dan perndampingan berkelanjutan. Hasil menunjukkan bahwa probabilitas yang bertahan pada proses penumbuhan kewirausahaan dapat dikurangi resiko bergugurannya calon technopreneur yang berhasil adalah dengan mensinergikan kurikulum dengan konten ilmu dan teknologi terkini, menjejaringkannya dengan komunitas sekaligus mendampinginya secara berkelajutan hingga mengawasi proses replikasinya

TIN memiliki komitmen untuk membangun sistem pendidikan sarjana yang unggul berbasis teknologi dan memiliki jejaring luas serta dapat diaplikasikan pada masyarakat. Dalam pelaksanaan kurikulum dirumuskan dengan arah untuk ; 1) Memberikan solusi atas berbagai tantangan dalam pengembangan sistem pendidikan tinggi agroindustri 2) Memfasilitasi pengembangan agroindustri, menitikberatkan pada pemberian nilai tambah bagi hasil Pertanian, 3) Menghasilkan produk agroindustri bermutu tinggi dan pelayanan yang terbaik kepada seluruh stakeholder.

Secara umum, profil yang diharapkan dari proses yang ditempuh melalui Kurikulum Technopreneurship ini adalah sbb:

  1. The Local Enablers; berperan sebagai “The Local Enblers” yakni pemberdaya bagi komoditas dan masyarakat lokal untuk secara kolaboratif memberikan kontribusi positif bagi kemajuan masyarakat terutama pelaku UMKM.
  2. Technopreneur; berkontribusi positif bagi lingkungannya dan menjadikan Technopreneurship / Knowledge-based entrepreneurship sebagai jiwa yang melandasi setiap tindakannya untuk berkarya dengan usaha terbaiknya,  dengan menumbuhkan passion serta niat baik untuk belajar, menguasai teknologi serta berkontribusi positif bagi lingkungannya
  3. Creative Leaders; Mampu menunjukkan karakter kepemimpinan yang unggul yakni Jujur, memiliki Idealisme, Berkarakter, Berani,  Empati, Kolaboratif, Selalu Belajar,  Pemimpi, Sayang Diri Sendiri, Komitmen dan tekun diarahkan dalam bentuk proses pembelajaran dan penelitian yang terintegrasi dalam kurikulum berbasis technopreneurship.

Follow us on Instagram : @tinunpad