A. Visi, Misi dan Tujuan

Visi :
Pada tahun 2015 menjadi program studi yang diminati oleh pemangku kepentingan dan menghasilkan sumberdaya manusia (SDM) mandiri dan berkualitas dalam bidang teknik pertanian.

Misi :

  1. Menyelenggarakan proses pendidikan yang efektif
  2. Melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bidang teknik yang berwawasan lingkungan
  3. Menciptakan atmosfeer akademik yang kreatif produktif dan kondusif guna mendukung budaya FTIP (Focus, Trust, Integrity, Professional)

Tujuan :

  1. Menghasilkan sarjana teknik pertanian yang :
    – Menguasai prinsip-prinsip dasar dan keterampilan dalam bidang teknik pertanian;
    – Mampu menerapkan ilmu dan pengetahuan dan teknologi dalam kehidupan sehari-hari;
    – Mampu mengembangkan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh untuk kepentingan diri dan masyarakatnya; dan
    – Mampu hidup bermasyarakat yaitu adanya kemampuan untuk menghubungkan antara perilaku ilmu pengetahuan teknologi (iptek)  dan tata nilai yang berlaku di masyarakat.
  2. Menjadikan Program Studi Teknik Pertanian sebagai pusat kajian dan penerapan bidang Teknik Pertanian di tingkat regional dan nasional
  3. Memenuhi kebutuhan stakeholder internal dan eksternal serta pasar kerja

 

B. Kompetensi Lulusan TMIP

Kompetensi lulusan TMIP diuraikan dalam bentuk elemen-elemen kompetensi sebagai berikut:

Landasan Kepribadian

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Berbudi luhur
  3. Berkepribadian mantap dan mandiri
  4. Mempunyai rasa tanggung-jawab kemasyarakatan dan kebangsaan

Penguasaan Ilmu dan Keterampilan

Menguasai dasar-dasar teknik dan pertanian untuk identifikasi, perumusan, dan pemecahan masalah dalam bidang teknik pertanian :

  1. Menguasai prinsip-prinsip perancangan: alat dan mesin, bangunan dan infrastruktur, sistem pengairan, sistem konservasi tanah-air dan energi, proses pengolahan, dan sistem dalam bidang pertanian;
  2. Memahami dasar-dasar manufakturing: alat dan mesin pertanian serta produk pertanian;
    Menguasai dasar-dasar pembuatan: bangunan dan infrastruktur pertanian, sistem pengairan dan konservasi tanah-air;
  3. Menguasai prinsip-prinsip pengelolaan: alat dan mesin, sumberdaya alam, energi dan sistem pertanian;
  4. Memahami dasar-dasar teknik pengendalian: proses pengolahan hasil pertanian dan lingkungan pertanian;
  5. Menguasai prinsip-prinsip sistem manajemen keteknikan pertanian dan mampu mengaplikasikan dalam permasalahan sistem keteknikan pertanian.

Kemampuan Berkarya

Mampu melakukan perencanaan/ perancangan, manufakturing, pengelolaan, evaluasi kelayakan, dan supervisi dalam kegiatan keteknikan pertanian:

  1. Mampu merancang dan membuat: alat dan mesin, bangunan, sistem pengairan dan konservasi tanah-air, proses pengolahan, dan sistem di bidang pertanian;
  2. Mampu mengelola: alat dan mesin, sumberdaya alam, energi, dan sistem pertanian, dan mengendalikan proses pengolahan hasil pertanian dan lingkungan;
  3. Mampu melakukan evaluasi kelayakan penggunaa: alat dan mesin pertanian, bangunan pertanian, sistem pengairan, dan proses pengolahan;
  4. Mampu merancang, melaksanakan, mengelola dan melakukan supervisi kegiatan keteknikan pertanian;
  5. Mampu merancang dan membuat pemodelan sistem.

Sikap dan Perilaku Berkarya

  1. Bersikap profesional sebagai sarjana teknik pertanian dan menghormati etika keteknikan dalam menjalani kehidupan dan karir;
  2. Bersikap wirausaha;
  3. Mampu berkomunikasi dengan efektif;
  4. Tanggap terhadap teknologi baru dan memanfaatkannya disertai dengan pemahaman akan dampaknya.

Pemahaman Kaidah Berkehidupan Bermasyarakat

Mampu menuangkan gagasan pengembangan teknik pertanian dalam bentuk lisan dan tulisan.

 

C. Bidang Kajian

Menjelang akhir studi, mahasiswa Program Studi Teknik Pertanian harus menentukan bidang keahlian atau spesialisasi sesuai dengan yang diminatinya. Spesialisasi ini ditandai dengan mata kuliah pilihan yang menjadi ciri bidang kajian, Praktek Kerja Lapang (PKL) dan penelitian skripsi. Sebaiknya ketiga hal ini sejalan sehingga materinya saling menunjang dan mahasiswa mendapatkan spesialisasinya secara utuh.

Secara formal, pemilihan bidang kajian ditentukan bagi mahasiswa pada Semester V, sehingga pada Semester VI mahasiswa telah dapat menentukan mata kuliah pilihan, sesuai dengan bidang kajiannya. Selain itu, pada saat penentuan bidang kajian ini mahasiswa juga akan ditentukan dosen pembimbing utama skripsinya.

Bidang kajian yang terdapat di Program Studi Teknik Pertanian adalah sebagai berikut:

  1. Alat dan Mesin Pertanian (ALSIN)
  2. Teknik Tanah dan Air (TTA)
  3. Pasca Panen dan Teknologi Proses
  4. Sistem dan Manajemen Teknik Pertanian