Unit Penjaminan Mutu
Unit Penjaminan Mutu Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran
Mutu merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Di Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Universitas Padjadjaran, mutu tidak hanya dimaknai sebagai pencapaian standar, tetapi juga sebagai budaya yang tumbuh dalam setiap proses akademik, tata kelola, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan kepada seluruh pemangku kepentingan. Untuk memastikan budaya tersebut terus berkembang, Unit Penjaminan Mutu (UPM) hadir sebagai penggerak implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan fakultas.
UPM FTIP berperan mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan mutu Universitas Padjadjaran di tingkat fakultas melalui penerapan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Siklus ini menjadi dasar dalam memastikan bahwa setiap program dan layanan yang diselenggarakan tidak hanya memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi, tetapi juga selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta harapan masyarakat.
Komitmen FTIP terhadap peningkatan mutu juga diperkuat melalui penerapan Educational Organizations Management System (EOMS) ISO 21001:2018, sebuah standar internasional yang dirancang khusus untuk organisasi penyelenggara pendidikan. Penerapan standar ini mendorong tata kelola yang lebih efektif, transparan, berbasis risiko, dan berorientasi pada kepuasan mahasiswa serta pemangku kepentingan. Dengan dukungan sistem yang terdokumentasi dan budaya perbaikan berkelanjutan, FTIP terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam mendukung pencapaian dan pemeliharaan akreditasi nasional maupun internasional, UPM mengoordinasikan berbagai kegiatan penjaminan mutu, mulai dari penyediaan data, evaluasi diri, monitoring ketercapaian indikator mutu, hingga pendampingan penyusunan dokumen akreditasi. Bagi FTIP, akreditasi bukan sekadar proses penilaian, melainkan momentum untuk merefleksikan capaian, mengidentifikasi peluang peningkatan, dan memastikan setiap program studi berkembang sesuai standar mutu yang ditetapkan.
Peningkatan mutu proses pembelajaran menjadi salah satu fokus utama UPM. Sejalan dengan implementasi Outcome-Based Education (OBE), UPM secara berkala mengoordinasikan evaluasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) agar setiap mata kuliah memiliki keterkaitan yang kuat antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), strategi pembelajaran, metode asesmen, serta bukti ketercapaian hasil belajar mahasiswa. Melalui proses evaluasi tersebut, pembelajaran di FTIP diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional, kemampuan berpikir kritis, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.
Sebagai bagian dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Universitas Padjadjaran, Audit Mutu Internal (AMI) diselenggarakan oleh Satuan Penjaminan Mutu (SPM) Universitas Padjadjaran secara berkala untuk mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan standar mutu pada seluruh unit kerja. Dalam proses tersebut, UPM FTIP berperan sebagai koordinator penjaminan mutu di tingkat fakultas dengan memfasilitasi persiapan audit, koordinasi penyediaan dokumen dan eviden, pendampingan selama proses audit, serta pengawalan tindak lanjut atas hasil AMI. Pelaksanaan penjaminan mutu di tingkat program studi didukung oleh Gugus Kendali Mutu (GKM) yang menjadi mitra strategis UPM dalam melakukan monitoring, evaluasi, dan pembinaan implementasi standar mutu pada masing-masing program studi. Sinergi antara SPM Universitas, UPM Fakultas, dan GKM Program Studi membentuk sistem penjaminan mutu yang terintegrasi, sistematis, dan berkelanjutan.
Budaya mutu hanya dapat tumbuh melalui kolaborasi. Oleh karena itu, UPM senantiasa bekerja sama dengan pimpinan fakultas, departemen, program studi, GKM, laboratorium, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra eksternal untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Berbagai hasil evaluasi, audit, survei kepuasan, serta masukan dari para pemangku kepentingan menjadi dasar dalam merancang program peningkatan mutu yang berorientasi pada keberlanjutan dan inovasi.
Bagi FTIP Universitas Padjadjaran, mutu adalah sebuah perjalanan yang terus berkembang. Setiap proses evaluasi menjadi kesempatan untuk belajar, setiap hasil audit menjadi dasar untuk melakukan perbaikan, dan setiap pencapaian menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas. Dengan mengintegrasikan implementasi SPMI, pendampingan Audit Mutu Internal, evaluasi RPS berbasis OBE, penerapan ISO 21001:2018, serta penguatan akreditasi nasional dan internasional, UPM FTIP berkomitmen membangun budaya mutu yang kokoh demi mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Unit Penjaminan Mutu FTIP Unpad: Dr. Elazmanawati Lembong, STP., M.Si.
Gugus Kendali Mutu (GKM):

Dr. Elazmanawati Lembong, STP., M.Si.
Ketua Unit Penjaminan Mutu FTIP Unpad

Dr. Heni Radiani Arifin, STP., M.P.
Anggota GKM / Program Magister Teknologi Agroindustri dan Doktor Teknologi Agroindustri

Farah Nuranjani, S.TP., M.T.
Anggota GKM / Program Magister Teknologi Agroindustri dan Doktor Teknologi Agroindustri

Dr. Endah Wulandari, S.TP., M.Si.
Anggota GKM / Departemen Teknologi Industri Pangan dan Magister Ilmu dan Teknologi Pangan

Gina Firgianti, S.TP., M.TP.
Anggota GKM / Departemen Teknologi Industri Pangan dan Magister Ilmu dan Teknologi Pangan

Sarah Siti Soerya, S.TP., M.TP.
Anggota GKM / Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem

Muhammad Naufal Faur Ibrahim, S.T., M.Sc.
Anggota GKM / Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem

Aisyah Hanifah, S.TP., M.T.P.,
Anggota GKM / Departemen Teknologi Industri Pertanian dan Magister Teknologi Industri Pertanian

Koko Iwan A.K., STP., M.Sc., Ph.D.
Anggota GKM / Departemen Teknologi Industri Pertanian dan Magister Teknologi Industri Pertanian

Faizal Syahmurnan, S.T., M.M.
Anggota GKM / Departemen Teknologi Industri Pertanian dan Magister Teknologi Industri Pertanian
DAFTAR MANUAL MUTU (MM)
| KLAUSUL | SUB KLAUSUL |
| 4. Konteks Organisasi | 4.1. Organisasi dan Konteksnya |
| 4.2. Kebutuhan dan Harapan | |
| 4.3. Ruang Lingkup Sistem Manajemen | |
| 4.4. Sistem Manajemen | |
| 5. Kepemimpinan | 5.1. Kepemimpinan dan Komitmen |
| 5.2. Kebijakan | |
| 5.3. Peran, Tanggung jawab dan Wewenang Organisasi | |
| 6. Perencanaan | 6.1. Tindakan untuk Penanganan Risiko dan Peluang |
| 6.2. Sasaran Kinerja | |
| 6.3. Perencanaan Perubahan | |
| 7. Dukungan | 7.1. Dukungan |
| 7.2. Kompetensi | |
| 7.3. Kesadaran | |
| 7.4. Komunikasi | |
| 7.5. Informasi yang Terdokumentasi | |
| 8. Operasi | 8.1. Perencanaan dan Pengendalian Operasional |
| 8.2. Persyaratan untuk Produk dan Layanan Pendidikan | |
| 8.3. Desain dan Pengembangan Produk dan Layanan Pendidikan | |
| 8.4. Pengendalian Proses, Produk dan Jasa yang Disediakan Eksternal | |
| 8.5. Penyampaian Produk dan Layanan Pendidikan | |
| 8.6. Pelepasan Produk dan Layanan Pendidikan | |
| 8.7. Pengendalian Luaran Pendidikan yang Tidak Sesuai | |
| 9. Evaluasi Kinerja | 9.1. Pemantauan, Pengukuran, Analisis dan Evaluasi |
| 9.2. Audit Internal | |
| 9.3. Tinjauan Manajemen | |
| 10. Peningkatan | 10.1. Ketidaksesuaian dan Tindakan Korektif |
| 10.2. Peningkatan Berkelanjutan | |
| 10.3. Peluang-Peluang Perbaikan |
