Magister Teknologi Industri Pertanian

Program Magister Teknologi Industri Pertanian FTIP Unpad merupakan program pascasarjana yang berfokus pada pengembangan teknologi pertanian berorientasi industri ramah lingkungan. Pada halaman utama FTIP, kelompok bahan kajian MTIN meliputi Perencanaan dan Kebijakan Industri Pertanian, Perencanaan Pembangunan Desa Berbasis Industri Pertanian, Sistem Informasi dan Manajemen Industri Pertanian, serta Rekayasa Proses dan Bioproses Industri Pertanian. Program ini juga termasuk salah satu dari empat prodi FTIP yang memperoleh akreditasi internasional ASIIN pada tahun 2025.

Program Magister Teknologi Industri Pertanian FTIP Unpad diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang unggul dalam pengembangan teknologi pertanian berbasis industri, khususnya teknologi yang ramah lingkungan, bernilai tambah, dan dapat diterapkan oleh masyarakat. Laman MTIN juga menampilkan tujuan FTIP untuk menghasilkan lulusan yang unggul dalam pengembangan teknologi pertanian berorientasi industri ramah lingkungan serta menghasilkan teknologi yang dapat memberikan nilai tambah dan aplikatif bagi masyarakat.

Lulusan MTIN mencakup rekayasawan dan analis teknologi proses dan bioproses industri pertanian, technopreneur yang kreatif, inovatif, dan ramah lingkungan, pengambil kebijakan dan analis sektor pemerintah maupun swasta, penggerak masyarakat berwawasan lingkungan, serta akademisi dan peneliti. MTIN dapat diposisikan sebagai program magister yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga relevan untuk kebutuhan industri, pemerintahan, kewirausahaan, riset, dan pembangunan agroindustri berkelanjutan.

Menjadi lembaga pengelola pendidikan tinggi yang memiliki komitmen terhadap keunggulan bidang teknologi industri pertanian baik ilmu maupun terapan yang mampu bersaing di tingkat nasional, regional serta internasional pada tahun 2026.

FTIP menjalankan misi dalam konteks pengembangan teknologi pertanian berorientasi pada industri ramah lingkungan melalui: pendidikan bidang teknologi industri pertanian dan informasi yang bermutu; penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menopang pendidikan serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi; manajemen pendidikan berbasis penjaminan mutu; kerja sama dalam dan luar negeri secara berkesinambungan; serta pengembangan program studi baru di bidang teknologi industri pertanian dan ilmu terapan lainnya.

Fasilitas

Fasilitas Program Magister Teknologi Industri Pertanian dapat ditampilkan sebagai ekosistem pendukung pembelajaran, riset, perancangan sistem, pengembangan proses, bioproses, serta manajemen agroindustri. Mahasiswa MTIN dapat memanfaatkan dukungan laboratorium di Departemen Teknologi Industri Pertanian, terutama Laboratorium Sistem dan Manajemen Agroindustri serta Laboratorium Proses dan Bioproses Agroindustri, yang relevan dengan kelompok bahan kajian MTIN seperti sistem informasi, manajemen industri pertanian, rekayasa proses, dan bioproses industri pertanian

  1. Laboratorium Sistem dan Manajemen Agroindustri
    Mendukung kajian sistem agroindustri, sistem informasi, manajemen industri pertanian, perencanaan industri, pemodelan, simulasi, rantai pasok, mutu, dan pengambilan keputusan.
  2. Laboratorium Proses dan Bioproses Agroindustri
    Mendukung riset teknologi proses, teknologi bioproses, pengembangan produk, peningkatan nilai tambah, biomassa, bioenergi, bioindustri, dan bioteknologi lingkungan.
  3. Sarana dan Prasarana Departemen Teknologi Industri Pertanian
    Mendukung kegiatan akademik, diskusi riset, praktikum lanjut, pengembangan teknologi, dan aktivitas mahasiswa pascasarjana.
  4. Lab Jasa Uji FTIP
    Mendukung kebutuhan pengujian dan analisis melalui layanan parameter uji, progress analisis, daftar harga, kontak, dan order analisis. (Unpad AgriTech Faculty).
  5. Perpustakaan/Kandaga Unpad
    Mendukung penelusuran literatur, jurnal, repository, dan sumber akademik untuk penyusunan tesis dan publikasi.
  6. E-Learning Unpad
    Mendukung pembelajaran digital, distribusi materi, aktivitas pembelajaran daring, dan komunikasi akademik.
  7. Jejaring Riset dan Kerja Sama
    Mendukung kolaborasi akademik, industri, pemerintah, dan mitra luar negeri dalam riset dan pengembangan teknologi industri pertanian.

Pembelajaran

Kurikulum Program Magister Teknologi Industri Pertanian dapat dirancang dan ditampilkan berdasarkan kelompok bahan kajian utama yang tercantum pada halaman FTIP, yaitu Perencanaan dan Kebijakan Industri Pertanian, Perencanaan Pembangunan Desa Berbasis Industri Pertanian, Sistem Informasi dan Manajemen Industri Pertanian, serta Rekayasa Proses dan Bioproses Industri Pertanian. Keempat kelompok bahan kajian ini menunjukkan bahwa pembelajaran MTIN mengintegrasikan aspek kebijakan, perencanaan wilayah, sistem informasi, manajemen, teknologi proses, dan bioproses dalam pengembangan industri pertanian.

Pembelajaran MTIN juga diperkuat oleh capaian kompetensi yang menekankan penguasaan teori dan aplikasi teknologi proses dan bioproses agroindustri, sistem manajemen agroindustri, sistem informasi, serta pengelolaan wilayah pedesaan. Dengan demikian, kurikulum dapat disajikan sebagai kurikulum magister berbasis riset, analisis sistem, pengembangan teknologi, dan pemecahan masalah nyata di sektor industri pertanian.

Kelompok Kajian

Rekomendasi Materi

Perencanaan dan Kebijakan Industri Pertanian

Kebijakan agroindustri, analisis industri pertanian, strategi pengembangan industri, perencanaan teknologi, dan evaluasi kebijakan.

Perencanaan Pembangunan Desa Berbasis Industri Pertanian

Pembangunan wilayah pedesaan, pengembangan komoditas lokal, pemberdayaan masyarakat, dan sistem industri pertanian berbasis wilayah.

Sistem Informasi dan Manajemen Industri Pertanian

Sistem informasi agroindustri, sistem manajemen, rantai pasok, pemodelan, simulasi, sistem pendukung keputusan, dan analisis organisasi.

Rekayasa Proses dan Bioproses Industri Pertanian

Teknologi proses, bioproses, peningkatan nilai tambah, bioindustri, pemanfaatan hasil pertanian, dan teknologi ramah lingkungan.

 

Lulusan Program Magister Teknologi Industri Pertanian dipersiapkan untuk menjadi profesional tingkat lanjut yang mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif melalui penelitian ilmiah. Lulusan juga diarahkan untuk mampu menyusun konsepsi ilmiah dalam bentuk tesis, melakukan validasi akademik, mengomunikasikan gagasan saintifik, serta mengambil keputusan berdasarkan kajian, analisis, atau eksperimen terhadap informasi dan data.

Daya tarik lulusan MTIN terletak pada kemampuannya menghubungkan teknologi, manajemen, sistem informasi, proses, bioproses, perencanaan, dan kewirausahaan dalam konteks industri pertanian. Dengan kompetensi tersebut, lulusan dapat berperan sebagai rekayasawan, analis proses dan bioproses, technopreneur, pengambil kebijakan, penggerak masyarakat, akademisi, maupun peneliti yang memiliki orientasi pada industri ramah lingkungan dan agroindustri berkelanjutan.

Kemahasiswaan

Kemahasiswaan Program Magister Teknologi Industri Pertanian dapat diarahkan sebagai ruang pengembangan kapasitas mahasiswa pascasarjana dalam kegiatan riset, publikasi ilmiah, seminar, pengabdian, jejaring profesional, dan kegiatan internasional. Pada laman FTIP, mahasiswa Program Magister Teknologi Industri Pertanian juga tercatat terlibat dalam kegiatan internasional melalui program summer course Safe Network, sehingga bagian kemahasiswaan dapat menonjolkan pengalaman akademik di tingkat nasional maupun internasional.

Mahasiswa MTIN didorong untuk aktif membangun kapasitas akademik dan profesional melalui riset, publikasi ilmiah, kegiatan internasional, jejaring industri, serta pengembangan solusi teknologi industri pertanian. Melalui atmosfer pascasarjana yang berbasis riset dan kolaborasi, mahasiswa dapat memperkuat keahlian sebagai peneliti, analis, pengambil kebijakan, technopreneur, dan penggerak agroindustri berkelanjutan.

Pendaftaran

Program Magister Teknologi Industri Pertanian FTIP Unpad merupakan pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin memperdalam keilmuan teknologi industri pertanian pada tingkat lanjut. Program ini relevan bagi lulusan sarjana, praktisi, peneliti, aparatur pemerintah, pelaku industri, calon dosen, konsultan, maupun wirausahawan yang ingin mengembangkan kompetensi di bidang perencanaan industri, kebijakan, sistem informasi, manajemen agroindustri, rekayasa proses, dan bioproses industri pertanian. Kelompok bahan kajian MTIN yang tercantum pada halaman utama FTIP menunjukkan bahwa program ini memiliki cakupan pembelajaran yang kuat dari sisi teknologi, sistem, kebijakan, dan pembangunan wilayah berbasis industri pertanian.

Keunggulan MTIN juga terlihat dari profil lulusan yang diarahkan menjadi rekayasawan dan analis teknologi proses-bioproses, technopreneur kreatif dan ramah lingkungan, pengambil kebijakan sektor pemerintah maupun swasta, penggerak masyarakat berwawasan lingkungan, serta akademisi dan peneliti. Dengan profil tersebut, calon mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk memperoleh gelar magister, tetapi juga untuk memperkuat kapasitas profesional dalam menyelesaikan persoalan agroindustri secara sistematis, analitis, inovatif, dan berkelanjutan.

Selain itu, MTIN termasuk dalam prodi FTIP yang memperoleh akreditasi internasional ASIIN. Capaian ini menunjukkan bahwa layanan akademik, kurikulum, metode pembelajaran, dan sarana prasarana FTIP telah dinilai sesuai dengan standar internasional, serta memberi manfaat bagi lulusan yang ingin bekerja atau melanjutkan studi pada jejaring yang lebih luas. Informasi pendaftaran mahasiswa baru dapat diarahkan ke laman resmi SMUP.