Jatinangor, 13 Agustus 2026 — Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Universitas Padjadjaran (Unpad) menyambut mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui Prosesi Penerimaan Mahasiswa Baru yang diselenggarakan pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyambut generasi baru FTIP sekaligus meneguhkan komitmen fakultas dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, berdaya saing global, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Berdasarkan laporan Wakil Dekan I FTIP, Dr. Herlina Marta., STP., M.Si, pada penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027, FTIP menerima 446 mahasiswa program sarjana, yang terdiri atas 159 mahasiswa Program Studi Teknik Pertanian, 166 mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, dan 92 mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian. Selain itu, FTIP untuk pertama kalinya menerima 29 mahasiswa International Undergraduate Program (IUP) Food Technology, sebagai bagian dari penguatan internasionalisasi pendidikan di lingkungan FTIP.
Pada jenjang pascasarjana, FTIP juga menerima mahasiswa baru yang terdiri atas 19 mahasiswa Magister Teknologi Agroindustri, 5 mahasiswa Magister Teknologi Industri Pertanian, dan 3 mahasiswa Program Studi Doktor Teknologi Agroindustri. Dengan demikian, secara keseluruhan terdapat 502 mahasiswa baru yang bergabung dengan keluarga besar FTIP pada Tahun Akademik 2026/2027.
Membuka Akses Pendidikan dengan Perspektif Global

Salah satu tonggak penting pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini adalah dibukanya International Undergraduate Program (IUP) Food Technology. Program tersebut menjadi langkah strategis FTIP dalam memperluas kesempatan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman pendidikan dengan perspektif internasional, membangun jejaring akademik global, serta mempersiapkan lulusan agar mampu beradaptasi dan berkontribusi di lingkungan global.
Hal tersebut sejalan dengan pesan Dekan FTIP kepada mahasiswa baru bahwa kehadiran IUP Food Technology merupakan bukti bahwa FTIP terus memperluas kesempatan mahasiswa untuk berkembang dan bersaing di kancah global.
Dekan FTIP, Dr. Gemilang Lara Utama, S.Pt., M.I.L., dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa baru yang diterima melalui berbagai jalur seleksi—Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), maupun Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP)—merupakan mahasiswa terpilih yang telah menunjukkan kelayakan, ketangguhan, dan potensi diri.

“Kalian yang hadir di sini bukan kebetulan, melainkan hasil kerja keras, doa, dan dukungan orang-orang di sekitar kalian,” demikian pesan Dekan kepada mahasiswa baru FTIP.
Dari Ruang Kuliah Menuju Dampak Nyata
Penerimaan mahasiswa baru tahun ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan semangat “Kampus Berdampak” kepada generasi baru FTIP. Dekan menekankan bahwa kebijakan tersebut mendorong perguruan tinggi dan mahasiswa untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, dunia usaha dan industri, serta ekosistem riset dan inovasi bangsa.

Semangat tersebut memiliki relevansi kuat dengan karakter keilmuan FTIP. Bidang Teknik Pertanian, Teknologi Pangan, Teknologi Industri Pertanian, dan Teknologi Agroindustri tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga diarahkan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan dalam memecahkan persoalan nyata di masyarakat dan industri.
Mahasiswa baru juga didorong untuk mengembangkan karakter unggul melalui kemampuan berpikir kritis, kreatif, pemecahan masalah, komunikasi, dan kolaborasi. Selain pembelajaran akademik, mahasiswa diharapkan aktif mengikuti organisasi dan unit kegiatan kemahasiswaan serta berani mengembangkan prestasi melalui berbagai kompetisi, seperti Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM), Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Program Pengembangan Wirausaha Mahasiswa (P2MW), Olimpiade Sains, dan publikasi karya ilmiah.
Berkontribusi pada Pencapaian SDGs
Komitmen FTIP dalam menyelenggarakan pendidikan yang unggul dan berdampak juga memiliki keterkaitan erat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Pertama, penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas dan pengembangan program internasional melalui IUP Food Technology mendukung SDG 4: Quality Education, khususnya dalam menyediakan pendidikan yang relevan, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kedua, penguatan internasionalisasi melalui IUP Food Technology mendukung SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui upaya membangun jejaring dan kolaborasi akademik yang lebih luas pada tingkat global.
Ketiga, bidang keilmuan FTIP yang berfokus pada pertanian, pangan, teknologi industri pertanian, dan agroindustri memiliki kontribusi strategis terhadap SDG 2: Zero Hunger, melalui pengembangan sumber daya manusia dan inovasi yang dapat mendukung sistem pangan dan pertanian yang berkelanjutan.
Keempat, orientasi pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk memecahkan persoalan nyata masyarakat dan industri juga sejalan dengan SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, terutama melalui penguatan kapasitas inovasi, riset, teknologi, dan pengembangan agroindustri.
Selain itu, semangat untuk menghasilkan lulusan yang mampu memberikan dampak kepada masyarakat dan dunia usaha turut mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth, melalui pengembangan kompetensi, kreativitas, kewirausahaan, dan kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha.
Menanam Benih Perubahan untuk Masa Depan
Sebaran mahasiswa baru FTIP menunjukkan keberagaman latar belakang geografis. Sekitar 80 persen mahasiswa baru berasal dari Pulau Jawa, termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, dan Yogyakarta, sedangkan sekitar 20 persen lainnya berasal dari berbagai wilayah di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah lainnya di Indonesia. Keberagaman tersebut menjadi modal penting bagi terciptanya lingkungan akademik yang dinamis dan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.
Dalam pesannya, Dekan FTIP mengajak seluruh mahasiswa baru untuk memanfaatkan masa studi sebagai ruang untuk belajar, beradaptasi, berkolaborasi, berinovasi, dan mengembangkan potensi diri. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga menjadi generasi yang mampu menghadirkan solusi bagi persoalan pertanian, pangan, dan agroindustri Indonesia.
“Bersama, mari kita tanam benih perubahan hari ini, agar Indonesia menuai kedaulatan pertanian dan pangan di masa yang akan datang,” pesan Dekan FTIP pada akhir sambutannya.
Dengan bergabungnya 502 mahasiswa baru pada Tahun Akademik 2026/2027, FTIP Unpad kembali menegaskan perannya sebagai bagian dari ekosistem pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian yang berorientasi pada pembangunan pertanian, pangan, dan agroindustri berkelanjutan.
Selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru. Selamat menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran. Merah darahku, hijau jiwaku. FTIP bersatu!





