Prof. Chay Asdak Hadiri COP17 UNCCD di Ulaanbaatar, Mongolia, Dorong Penguatan Peran Akademisi dalam Isu Pemulihan Lahan

Ulaanbaatar, Mongolia — Prof. Ir. Chay Asdak, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Universitas Padjadjaran, turut berpartisipasi dalam Conference of the Parties (COP17) United Nations Convention to Combat Desertification (UNCCD) yang diselenggarakan di Ulaanbaatar, Mongolia, pada 14–30 Agustus 2026.

Keikutsertaan Prof. Chay Asdak sebagai perwakilan Indonesia bersama Wakil Menteri Kehutanan dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari partisipasi akademisi Universitas Padjadjaran dalam pembahasan global mengenai isu degradasi lahan, desertifikasi, pemulihan lahan, serta pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Berdasarkan surat izin yang diterbitkan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran, Prof. Chay Asdak ditugaskan untuk mengikuti kegiatan COP17 UNCCD di Ulaanbaatar, Mongolia.

COP17 UNCCD merupakan forum internasional yang mempertemukan berbagai negara, organisasi internasional, akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk membahas tantangan global terkait degradasi lahan dan desertifikasi. Pada penyelenggaraannya di Ulaanbaatar, forum ini mengangkat semangat “Restoring Land, Restoring Hope”, yang menegaskan pentingnya pemulihan ekosistem dan lahan sebagai bagian dari upaya membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Prof. Chay Asdak hadir di lokasi konferensi dan berinteraksi dengan berbagai peserta serta delegasi internasional. Dokumentasi kegiatan juga menunjukkan kehadiran beliau bersama delegasi Indonesia dalam forum COP17 UNCCD.

Keikutsertaan akademisi FTIP Universitas Padjadjaran dalam forum global seperti COP17 menjadi kesempatan strategis untuk memperluas jejaring akademik dan kelembagaan sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang memiliki perhatian kuat terhadap pengembangan teknologi pertanian dan pengelolaan sumber daya alam, FTIP Universitas Padjadjaran terus mendorong keterlibatan sivitas akademika dalam forum nasional maupun internasional. Partisipasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan, kolaborasi riset, serta pengembangan inovasi yang relevan dengan tantangan pengelolaan lahan dan lingkungan di Indonesia.

Keikutsertaan Prof. Chay Asdak dalam COP17 UNCCD juga menjadi representasi penting bagi FTIP Universitas Padjadjaran dalam memperluas kontribusi keilmuan pada tingkat global, khususnya dalam mendorong pendekatan berbasis ilmu pengetahuan untuk pemulihan lahan, konservasi sumber daya alam, dan pembangunan berkelanjutan.