Kick Off Program Pemberdayaan UMKM Indramayu: Tingkatkan Nilai Tambah Mangga Lewat Diversifikasi Produk

Indramayu dikenal sebagai Kota Mangga, karena merupakan daerah penghasil mangga terbesar di Jawa Barat dan menjadi pemasok utama di nasional. Namun, panen mangga yang melimpah dalam waktu singkat sering menimbulkan tantangan tersendiri bagi masyarakat. Mangga termasuk buah yang mudah rusak setelah dipanen, sehingga kualitas cepat menurun selama proses distribusi dan dapat terjadi penurunan harga jual produk mangga.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, Pertamina EP Zona 7 – Jatibarang bekerja sama dengan Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Universitas Padjadjaran melalui Unit Inkubasi, Hilirisasi, dan Komersialisasi (IHK) meluncurkan Program Pemberdayaan UMKM Indramayu dengan fokus pada Diversifikasi Produk Olahan Mangga.

Melalui kegiatan Kick Off Program Pemberdayaan yang berlangsung di Indramayu, tim riset FTIP Unpad memperkenalkan tiga produk hasil pengembangan yaitu mangga kering (dried mango), jelly mangga, dan selai mangga. Ketiga produk ini telah melalui uji formulasi dan pengembangan agar memiliki rasa, aroma, dan tekstur yang berkualitas, sehingga memiliki daya saing pasar. Tak hanya itu, inovasi juga dilakukan dengan mengolah limbah kulit mangga sebagai bahan tambahan alami yang dapat digunakan sebagai bahan pengawet alami, pemanfaatan limbah, dan aman dikonsumsi.

“Alhamdulillah kegiatan Kick Off Program Pemberdayaan UMKM Indramayu dapat berjalan lancar. Diversifikasi produk ini sudah melalui riset oleh tim Kami, karena kalau di Industri riset pengembangan produk dilakukan oleh R&D, tetapi disini kami membantu UMKM Indramayu untuk membuat produk baru dengan memanfaatkan potensi lokal di Indramayu. Alhamdulillan sampel produk yang disajikan diterima dengan baik oleh peserta yang hadir di kegiatan Kick Off. Selain, pengembangan produk baru kami akan memdampingi sampai produk siap dijual dan bersaing di pasaran melalui workshop dan pendampingan branding dan digital marketing.,” ujar Dr. In-In Hanidah, S.TP., M.Si., Leader Project Program Pemberdayaan dari Unit IHK FTIP Unpad.

Kelompok UMKM Nastar Mangga Mimide yang beranggotakan 10 orang, menjadi mitra utama dalam program ini. Mereka sebelumnya telah memproduksi nastar berbahan dasar mangga dan kini mendapatkan dukungan untuk mengembangkan produk baru berbasis olahan mangga.

“Kami sangat bersyukur atas adanya program ini. Dulu kami hanya bisa membuat nastar mangga dengan belajar dari internet. Sekarang kami bisa membuat produk olahan mangga yang lebih bervariasi, lebih tahan lama, dan tentu saja punya nilai jual lebih tinggi. Selain itu, permasalahan yang kami rasakan pada promosi produk, karena kami masih belum maksimal dan belum mengoptimalkan perkembangan digital.,” ujar Cartinih, perwakilan UMKM Mimide.

Program ini disambut antusias oleh para peserta dan mitra. Produk yang ditampilkan dalam kegiatan Kick Off mendapat respon positif dari pihak Pertamina EP dan Kelompok UMKM Mimide.

“Acara Kick Off hari ini sangat luar biasa dan diluar ekspetasi. Semua disiapkan dengan matang. Produk olahan mangganya sangat enak baik dari segi rasa, aroma, maupun tekstur. Ini sangat layak untuk dikembangkan lebih lanjut,” ungkap Isyfi Syaufi, Tim Pertamina EP Zona 7.

“Kami yakin program ini bisa memberikan dampak langsung pada peningkatan keuntungan anggota kelompok, sekaligus menciptakan sistem usaha yang berkelanjutan. Dengan inovasi yang dikembangkan bersama Unpad, kami optimis UMKM Mimide bisa naik kelas dan menjadi contoh UMKM yang sukses di Indramayu,” ujar Winar Nuraisyah, Tim Pertamina EP Zona 7.

Melalui program ini, diharapkan terbentuk ekosistem ekonomi baru yang melibatkan petani, pelaku UMKM, dan masyarakat lokal. Produk mangga tidak hanya dijual dalam bentuk segar, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tinggi yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat Indramayu.

“Kami ingin agar UMKM di Indramayu bisa naik kelas. Lewat riset, pelatihan, dan pendampingan yang berkelanjutan, kami percaya produk-produk olahan mangga dari Indramayu bisa bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” tutup Dr. In-In Hanidah, S.TP., M.Si., Leader Project Program Pemberdayaan dari Unit IHK FTIP Unpad

Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan, Program Diversifikasi Produk Olahan Mangga ini menjadi langkah nyata dalam mendorong kemajuan UMKM lokal dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal unggulan Indramayu. (rilis Tim IHK FTIP Unpad/Dani Wahdani)