Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Universitas Padjadjaran kembali menegaskan kontribusinya dalam pengembangan pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi strategis bersama perusahaan energi panas bumi, Star Energy Geothermal. Kolaborasi tersebut berbuah capaian prestisius berupa penghargaan PROPER Emas 2025 yang diraih Star Energy Geothermal (SEG) Wayang Windu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.
Sebagai bentuk apresiasi atas pendampingan ilmiah dan strategis yang diberikan FTIP Unpad, jajaran manajemen SEG Wayang Windu melakukan kunjungan resmi ke FTIP Unpad. Delegasi perusahaan dipimpin oleh Head of Wayang Windu Power Plant Operations di Star Energy Geothermal (SEG), Ismail Hidayat bersama Senior Community Development Officer, Rahmat Hidayat. Pertemuan keduanya berlangsung di Ruang Pleno, Dekanat FTIP Unpad Jatinangor, Kamis (30/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan penghargaan atas kontribusi akademik FTIP Unpad dalam memperkuat kualitas program sosial perusahaan berbasis keberlanjutan dan dampak terukur.

Dekan FTIP Unpad, Dr. Gemilang Lara Utama S., S.Pt., M.I.L. menilai capaian ini menjadi bukti penting bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan industri mampu menghasilkan inovasi sosial yang tidak hanya memenuhi standar administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pendekatan berbasis riset dan multidisiplin yang dikembangkan FTIP Unpad dinilai mampu memperkuat kualitas implementasi program tanggung jawab sosial perusahaan secara lebih komprehensif.
Dalam proses pendampingan penyusunan dokumen PROPER 2025, FTIP Unpad berperan pada sejumlah aspek strategis, mulai dari pengembangan dokumen inovasi sosial, penghitungan Social Return on Investment (SROI), penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat, hingga pemetaan sosial berbasis kebutuhan masyarakat. Fokus utama diarahkan pada penguatan program pelestarian Kampung Budaya Cikondang sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan.
Tim pendamping FTIP Unpad terdiri atas akademisi lintas disiplin, yaitu Robi Andoyo, Ph.D. dari bidang Teknologi Pangan, Dr. Rudi Saprudin Darwis, S.Sos., M.Si dari bidang Kesejahteraan Sosial, serta Dede Abdul Hasyir, SE, M.Ak, Ak, CSP sebagai spesialis SROI Accounting. Kolaborasi multidisiplin tersebut memungkinkan integrasi aspek sosial, ekonomi, dan teknis dalam merancang program pemberdayaan masyarakat yang berdampak nyata serta terukur secara ilmiah.
Penghargaan PROPER Emas sendiri merupakan kategori tertinggi dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup yang diselenggarakan pemerintah. Predikat ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan praktik keberlanjutan melampaui kepatuhan regulatif, sekaligus mampu menciptakan inovasi sosial yang memberi nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan. Dalam konteks tersebut, FTIP Unpad memainkan peran penting dalam memastikan setiap program yang dijalankan SEG Wayang Windu memiliki basis metodologis yang kuat dan terukur.
Kolaborasi antara FTIP Unpad dan SEG Wayang Windu juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs). Program pelestarian Kampung Budaya Cikondang mendukung penguatan ekonomi lokal (SDG 8), pengurangan kesenjangan sosial (SDG 10), pengembangan komunitas berkelanjutan (SDG 11), serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab melalui pendekatan evaluasi berbasis dampak (SDG 12). Selain itu, kemitraan antara perguruan tinggi dan industri ini menjadi bentuk nyata implementasi SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.
Ke depan, kerja sama FTIP Unpad dan SEG Wayang Windu akan dilanjutkan hingga tahun 2028 dengan fokus pada penguatan program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model praktik terbaik nasional dalam pengembangan program tanggung jawab sosial perusahaan berbasis riset, inovasi, dan keberlanjutan.
Melalui capaian ini, FTIP Unpad kembali memperlihatkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga aktif menghadirkan solusi nyata bagi tantangan pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi strategis lintas sektor.
Laporan : Humas FTIP Unpad/Dani Wahdani
Sumber Foto : Humas FTIP