Empat program studi di Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran berhasil mendapatkan akreditasi internasional dari lembaga “Accreditation in Engineering Computer Sciencies Natural Sciences Mathematics” atau ASIIN asal Jerman, Jum’at (12/04/2025) lalu.
Empat prodi tersebut, yaitu: Sarjana Teknologi Industri Pertanian, Sarjana Teknologi Pangan, Magister Teknologi Industi Pertanian, dan Magister Teknologi Agro-Industri . Empat prodi tersebut berhasil meraih akreditasi berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan secara luring pada 5-6 November 2024 lalu.
Dekan FTIP Unpad Dr. Ir. Sarifah Nurjanah., M.App.Sc., menjelaskan, dengan capaian akreditasi internasional ASIIN ini menunjukkan bahwa program studi di FTIP Unpad sudah memenuhi standar internasional baik dari aspek layanan akademik maupun sarana prasarana.
“capaian ini tentu suatu hal yg membanggakan untuk ftip Unpad. Ini menunjukkan apa yang dilakukan oleh kita, terutama terkait pelayanan akademik, kurikulum, metode pembelajaran dan sarana prasarana sesuai dengan standar internasional,” kata dekan
Pada saat proses asesmen dilakukan, FTIP Unpad banyak mendapat masukan positif untuk pengembangan fakultas ke depan. Beberapa masukan dari asesor diantaranya peningkatan beberapa sarana Pendidikan dan peningkatan kolaborasi dengan industri.
“terkait masukan asesor ada beberapa diantaranya aspek sarana prasarana ada yang harus di update untuk memenuhi standar internasional dan kolaborasi dengan industri lebih ditingkatkan untuk meningkatkan kompetensi lulusan” imbuhnya.
Selain itu, tim asesor yang terdiri Prof. Dr. Gerhard Schleining (University of Natural Resources and Life Sciences, Vienna), Prof. Dr. Matthias Kleinke (Rhine-Wall University of Applied Sciences), Dr. Ing. Mathis Wollny (Merck Electronics KGaA, Darmstadt),Prof. Dr. Lilik Sutiarso (Universitas Gadjah Mada), Aji Wikandaru (Master Student of Agroindustrial Technology of Universitas Gadjah Mada), Dr. Emeline Jerez (ASIIN-Project Manager, Country Representative for Australia and Southeast Asia) juga menilai bahwa aspek kolaborasi internasional yang dilakukan sudah berjalan baik.
FTIP Unpad sendiri telah banyak menjalin kerja sama dengan pihak asing. Di bidang pembelajaran, FTIP Unpad telah membuka kerja sama Double Degree Universiti Kuala Lumpur, University teknologi Mara, dan Kaznau University . Selanjutnya, direncanakan akan membuka program magister teknologi pangan sebagai upaya memenuhi masukan dari para asesor.
“Salah satu masukan asesor yaitu tentang penamaan untuk prodi magister, solusi ke depannya kita akan buat prodi magister teknologi pangan agar 3 prodi di S1 akan linear dengan 3 prodi di magister,” paparnya.
Dimulai Sejak 2022
Lebih lanjut Dekan menjelaskan, proses pengajuan akreditasi ASIIN dilakukan sejak tahun 2022. ASIIN dipilih karena menjadi salah satu lembaga akreditasi internasional yang diakui pemerintah.
Diakui Dekan, ASIIN merupakan Akreditasi yang menunjukkan bahwa program studi memenuhi standar kualitas tinggi dan telah mengimplementasikan pendidikan berbasis luaran (outcome-based education).
Berbagai persiapan dilakukan oleh tim adhoc yang disusun oleh FTIP Unpad mulai dari persiapan pengajuan sampai dengan proses asesmen lapangan.
“Persiapan pengajuan tahun 2022, seminar, pelatihan, sosialisasi di internal dan eksternal. Ikut juga hibah pendanaan akreditasi prodi dari Kemdikbudristek. Dan mendapatkan hibah itu selain hibah dari unpad. Sambil menunggu asesmen kami melakukan perbaikan kurikulum, pelatihan dan penyusunan dokumentasi”. Paparnya.
Dengan hasil akreditasi internasional ini merupakan buah kerja keras semua pihak, seluruh civitas akademik FTIP Unpad dan pihak industri yang berkolaborasi dengan FTIP Unpad.
FTIP Unpad diharapkan dapat meningkatkan kerja sama akademik dan riset lainnya. Selain itu, akreditasi ini juga bisa memberikan manfaat bagi lulusan. “Sehingga, ketika lulusan mendapat kesempatan ke luar negeri, mereka bisa kerja atau meneruskan perkuliahan karena memang bisa diakui,” pungkasnya.
Penulis : Dani Wahdani/Humas FTIP Unpad



