HIMATIPAN’s Day ke-20 Unpad Rayakan Dua Dekade Kebersamaan

HIMATIPAN’s Day ke-20 resmi terselenggara sebagai perayaan ulang tahun Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HIMATIPAN) Universitas Padjadjaran yang menandai dua dekade penuh semangat, kolaborasi, dan rasa kekeluargaan. Acara yang berlangsung di area parkiran depan Gedung FTIP Unpad tersebut dihadiri mahasiswa, dosen, alumni, dan berbagai elemen civitas akademika Teknologi Pangan dalam semangat kebersamaan dan perayaan dua dekade HIMATIPAN.

Ruth Merry Creszentia Sinaga, mahasiswa angkatan 2025 yang menjabat sebagai Project Officer HIMATIPAN’s Day ke-20, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kebutuhan nyata untuk mempererat rasa kebersamaan di tengah padatnya aktivitas akademik.

“HIMATIPAN’s Day merupakan salah satu upaya untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan civitas akademika Teknologi Pangan Unpad, khususnya di tengah padatnya aktivitas akademik yang sering membatasi interaksi antar warga,” ujar Ruth.

Gambar 1. Suasana Pembukaan HIMATIPAN’s Day ke-20 di Area Parkiran FTIP Unpad

Tema “Play, Bond, and Celebrate” yang Aktif dan Menyenangkan

Mengangkat tema “Play, Bond, and Celebrate”, panitia ingin menyampaikan pesan bahwa HIMATIPAN’s Day bukan acara formal yang kaku. Tema ini merepresentasikan semangat aktif dan penuh kesenangan yang menjadi ciri khas perayaan tahun ini. Setiap kata dalam tema mencerminkan esensi acara: bermain bersama, membangun ikatan, dan merayakan pencapaian dua dekade HIMATIPAN.

“Temanya merepresentasikan kalau HIMATIPAN’s Day tuh bukan acara yang boring, tapi justru acara yang aktif dan playful,” terang Ruth dengan penuh semangat.

Rangkaian Acara yang Meriah dan Penuh Makna

Perayaan HIMATIPAN’s Day ke-20 menampilkan rangkaian acara yang padat dan bermakna. Acara membuka dengan mars HIMATIPAN, dilanjutkan kata sambutan dari Kepala Program Studi, Ketua Himpunan, dan Project Officer. Penampilan kreatif dari masing-masing bidang dan biro HIMATIPAN turut memeriahkan suasana, mulai dari tarian, drama singkat, hingga pembacaan puisi.

Momen simbolis pemotongan tumpeng menjadi puncak perayaan ulang tahun, dengan Kepala Program Studi Dr. Siti Nurhasanah, S.TP., M.Si. dan Ketua Himpunan Arthur Hezkiel memimpin prosesi tersebut. Penampilan band Meliora yang beberapa anggotanya merupakan mahasiswa Teknologi Pangan, turut menyemarakkan suasana. Namun, puncak keseruan hadir dalam sesi games lintas angkatan yang menjadi ajang perkenalan antarwarga Teknologi Pangan.

“Yang bikin games-nya seru ini karena dalam satu kelompok itu nyampur dari berbagai angkatan, jadi kita juga bisa sekalian kenal antar angkatan,” ungkap Ruth.

Gambar 2. Pemotongan Tumpeng Simbolis HIMATIPAN’s Day ke-20 oleh Kaprodi dan Ketua Himpunan

Inovasi Perayaan HIMATIPAN’s Day ke-20

Perayaan tahun ini membawa sejumlah inovasi yang membedakannya dari penyelenggaraan sebelumnya, baik dari sisi lokasi, partisipasi mahasiswa, kolaborasi antarorganisasi, maupun konsep kebersamaan yang dihadirkan selama acara berlangsung. Pertama, perpindahan lokasi dari Lapangan FTIP ke area parkiran depan gedung ternyata menciptakan nuansa berbeda yang justru mendapat respons positif dari peserta. Area baru ini dinilai lebih ramai dan terbuka karena berada di jalur lalu lalang civitas akademika.

“Kating sendiri yang bilang ternyata lebih enak ngelaksanain di parkiran ini karena vibes-nya kerasa ada orang lalu lalang dan nggak kelihatan sepi dibanding sama tahun lalu,” tutur Ruth.

Keistimewaan kedua hadir dari komposisi tenant bazaar, di mana sekitar 75% tenant merupakan usaha milik mahasiswa Teknologi Pangan dari berbagai angkatan. Hal ini menjadikan HIMATIPAN’s Day bukan hanya sebagai perayaan, melainkan juga wadah pengembangan UMKM mahasiswa Teknologi Pangan. Ketiga, HIMATIPAN’s Day ke-20 turut mengundang organisasi mahasiswa (ormawa) di lingkungan FTIP Unpad, seperti BEM Kema FTIP, HIMATETA, HIMATEIN, dan organisasi lainnya. Kehadiran berbagai ormawa tersebut menjadi bentuk upaya menjaga silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antarmahasiswa di lingkungan FTIP.

Keistimewaan lainnya hadir melalui konsep “Potluck” yang pertama kali diterapkan pada HIMATIPAN’s Day. Setiap peserta yang datang diminta membawa satu makanan ringan untuk dikumpulkan di meja bersama sebelum memasuki area acara. Makanan tersebut kemudian dapat dinikmati secara bebas oleh seluruh peserta saat sesi penampilan bidang, live band, maupun waktu istirahat. Konsep ini dirancang sebagai simbol kebersamaan dan budaya berbagi di lingkungan Teknologi Pangan. Menurut Ruth, potluck menjadi wujud sederhana dari semangat “dari kita, untuk kita” yang ingin dibangun dalam perayaan dua dekade HIMATIPAN.

Gambar 3. Bazaar UMKM Mahasiswa Teknologi Pangan dalam HIMATIPAN’s Day ke-20

Games Lintas Angkatan sebagai Jembatan Keakraban

Salah satu elemen paling berkesan dalam HIMATIPAN’s Day ke-20 adalah games yang dirancang untuk mempertemukan mahasiswa dari berbagai angkatan dalam satu kelompok. Sistem pengelompokan ini memungkinkan peserta saling mengenal satu sama lain, termasuk menghafal nama teman kelompok maupun lawan kelompok.

Meskipun antusias mahasiswa senior (angkatan 2022 dan 2023) belum begitu besar, panitia berharap sesi games ini mampu menumbuhkan rasa saling kenal yang membawa dampak jangka panjang: terwujudnya budaya saling menyapa di antara warga Teknologi Pangan.

“Adanya rasa bangga menjadi bagian keluarga besar Teknologi Pangan dan juga ke depannya bisa saling menyapa kalau papasan meski itu cuma sekadar ‘eh, halo teh’,” harap Ruth menggambarkan dampak yang ingin diraih.

Tantangan Panitia Angkatan 2025 dalam Belajar dari Nol

Seluruh panitia HIMATIPAN’s Day ke-20 merupakan mahasiswa angkatan 2025 yang baru pertama kali menyelenggarakan acara skala himpunan. Tantangan terbesar muncul di bagian logistik; mulai dari perlistrikan, tenda, hingga proses persuratan peminjaman ruangan.

“Karena semua panitia-nya ini angkatan 2025, jadi belum pada berpengalaman. Buat cara mengatasinya, sering-sering tanya ke kating tahun lalu cara ini gimana, cara itu gimana. Tidak bertanya, sesat di jalan,” ungkap Ruth dengan reflektif.

Semangat untuk terus belajar dan tidak segan bertanya kepada senior menjadi kunci kelancaran acara. Hal ini pun menjadi pelajaran berharga yang panitia bawa sebagai bekal untuk acara-acara berikutnya.

Gambar 4. Sesi Games Lintas Angkatan HIMATIPAN’s Day ke-20

Momen Berkesan Seorang Project Officer

Bagi Ruth, seluruh rangkaian acara menyimpan kenangan yang tak terlupakan. Namun, momen paling membekas adalah saat ia menyampaikan kata sambutan sebagai Project Officer, sebuah pengalaman pertama yang penuh makna.

“Karena ini juga pengalaman pertama aku jadi PO suatu acara,” ucap Ruth dengan penuh haru, menggambarkan betapa berharganya momentum tersebut dalam perjalanannya sebagai mahasiswa.

Harapan untuk HIMATIPAN agar Terus Berkembang

Memasuki usia ke-20 tahun, Ruth menitipkan harapan besar untuk HIMATIPAN ke depannya. Ia menginginkan himpunan ini terus bertumbuh melampaui batas yang sudah ada, tidak sekadar mengulang pola yang sama dari tahun ke tahun.

“Harapannya HIMATIPAN bisa lebih berkembang, ga cuman berputar di lingkaran yang sama, tapi juga improve, improve, dan improve ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Ia pun menutup dengan satu kalimat yang merangkum makna dua dekade perjalanan HIMATIPAN:

“HIMATIPAN bukan sekadar organisasi, tapi juga suatu keluarga besar Teknologi Pangan Unpad.”

Gambar 5. Foto Bersama Seluruh Panitia dan Peserta HIMATIPAN’s Day ke-20

Diandra Aulia
[email protected]