Awal Ketertarikan Agna Khairuni Aulia pada Dunia Musik
Kesempatan besar terkadang datang dari tempat yang tidak terduga. Hal itulah yang dialami oleh Agna Khairuni Aulia, seorang mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran angkatan 2024. Berawal dari penampilannya dalam sebuah acara di lingkungan tempat tinggalnya, Agna mendapat kesempatan untuk meniti karier sebagai penyanyi solo di bawah naungan musisi ternama Melly Goeslaw.
Tawaran tersebut menjadi langkah awal dalam perjalanan bermusik Agna. Di balik kesempatan yang datang secara tak terduga itu, terdapat perjalanan panjang yang ia jalani sejak kecil, mulai dari membangun kepercayaan diri, menghadapi kegagalan dalam berbagai kompetisi, hingga terus berusaha konsisten mengembangkan kemampuannya sebagai penyanyi.
Sejak kecil dunia musik sudah menjadi bagian dari hidupnya. Ketertarikannya terhadap dunia musik tumbuh dari lingkungan keluarga. Sang ayah memiliki hobi bermain gitar, sementara ibunya gemar bernyanyi. Dari situlah Agna mulai akrab dengan musik dan menjadikannya bagian dari kesehariannya.
Saat duduk di bangku sekolah dasar, Agna mulai menunjukkan minat untuk bernyanyi. Namun, saat itu ia masih menganggapnya sebagai hobi semata. Memasuki masa SMP, ia mulai menyadari bahwa bernyanyi bukan sekadar aktivitas yang ia sukai, melainkan kemampuan yang ingin ia kembangkan dengan lebih serius.
Meski mulai mengenali potensinya, perjalanan Agna tidak langsung berjalan mulus. Saat pertama kali tampil di depan banyak orang ketika masih duduk di bangku SMP, ia mengaku belum memiliki rasa percaya diri yang cukup. Keraguan terhadap kemampuan diri sendiri menjadi tantangan yang harus ia hadapi pada awal perjalanan bermusiknya.
Membangun Kepercayaan Diri di Tengah Berbagai Kegagalan
Membangun kepercayaan diri dalam bermusik bukanlah proses yang mudah bagi Agna. Di awal perjalanannya, Agna sering membandingkan kemampuan bernyanyinya dengan penyanyi lain, Rasa tidak percaya diri itu semakin muncul ketika beberapa orang menyampaikan bahwa mereka lebih menyukai suara penyanyi lain dibandingkan dirinya. Pengalaman tersebut sempat membuat Agna meragukan kemampuannya dalam bernyanyi..
Perasaan tersebut semakin tumbuh ketika berbagai kesempatan yang ia coba tidak selalu membuahkan hasil. Agna pernah mengikuti audisi The Voice Kids, namun belum berhasil melangkah ke tahap berikutnya. Ia juga beberapa kali mengikuti kompetisi menyanyi lainnya, namun belum berhasil mencapai hasil yang ia harapkan.
Meski demikian, kegagalan tidak membuat Agna berhenti dalam bermusik. Ia tetap aktif bernyanyi, mengunggah cover lagu di media sosial, serta tampil dalam berbagai acara sekolah dan kampus. Dari berbagai pengalaman tersebut, Agna menyadari bahwa tantangan terbesar dalam menekuni dunia musik bukan hanya soal kemampuan vokal, melainkan menjaga konsistensi untuk terus berkembang meskipun hasil yang diperoleh tidak selalu sesuai harapan.
Momen Agna Khairuni Aulia Direkrut Melly Goeslaw
Setelah melewati berbagai kegagalan dan proses panjang membangun kepercayaan diri, Agna akhirnya mendapat kesempatan besar yang menjadi titik balik dalam perjalanan bermusiknya. Kesempatan itu datang dari sebuah acara di lingkungan tempat tinggalnya.
Saat itu, Agna mendapat kesempatan untuk tampil dalam sebuah acara di lingkungan tempat tinggalnya. Di antara para tamu yang hadir, terdapat musisi dan pencipta lagu ternama, Melly Goeslaw. Awalnya, warga sekitar mendorong Agna untuk menunjukkan kemampuannya bernyanyi di hadapan para tamu yang hadir, termasuk Melly Goeslaw.
Agna tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia tampil membawakan lagu di hadapan penonton dan bahkan mendapat kesempatan untuk bernyanyi bersama Melly Goeslaw. Di luar dugaan, penampilannya berhasil menarik perhatian musisi yang telah melahirkan banyak karya populer di Indonesia tersebut.
Menurut Agna, momen yang paling tidak terlupakan terjadi setelah penampilannya berakhir. Melly Goeslaw menawarkan kesempatan yang selama ini hanya menjadi impian bagi banyak penyanyi muda, yaitu merekam single debut.
“Kalau mau dibikinin single, kamu mau nggak?” kenang Agna saat mengingat tawaran yang diberikan Melly Goeslaw.
Saat menerima tawaran tersebut, Agna mengaku sangat terkejut dan sempat tidak percaya. Namun, rasa bahagia yang ia rasakan jauh lebih besar karena kesempatan itu menjadi salah satu impian yang selama ini ingin ia capai. Orang tua menjadi pihak pertama yang ia kabari setelah menerima kabar tersebut.
Melly Goeslaw juga mengungkapkan bahwa suara Agna memiliki karakter yang unik. “Suara Agna unik banget, saat saya pertama kali dengar sudah langsung jatuh cinta sama suaranya,” ujarnya.
Menjadi Penyanyi Solo dan Merilis “Salah Jatuh Cinta”

Poster single debut Salah Jatuh Cinta yang dibawakan Agna Khairuni Aulia
Kesempatan dari Melly Goeslaw membuka babak baru dalam perjalanan bermusik Agna. Melalui kesempatan tersebut. ia mulai mengenal dunia musik profesional yang sebelumnya hanya ia liha dari kejauhan Jika sebelumnya ia hanya mengunggah cover lagu di media sosial dan tampil dalam berbagai acara sekolah maupun kampus, kini ia harus menjalani proses yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
Agna mengaku pengalaman rekaman menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam perjalanan bermusiknya. Usaha untuk mendapatkan hasil terbaik, ia harus menyanyikan lagu yang sama berulang kali sebelum proses rekaman benar-benar usai. Tidak hanya itu, ia juga merasakan pengalaman pertama melakukan syuting video musik untuk single debutnya.
Melalui proses tersebut, Agna menyadari bahwa dunia musik profesional jauh berbeda dengan bayangannya selama ini. Ia yang sebelumnya menganggap musik hanya sebagai hobi mulai melihat bahwa industri musik membutuhkan proses, disiplin, dan persiapan yang tidak sederhana.
Single debut yang ia bawakan berjudul “Salah Jatuh Cinta”, sebuah lagu yang menceritakan tentang perasaan cinta yang tumbuh dengan tulus kepada orang yang salah atau hadir pada waktu yang kurang tepat. Lagu tersebut juga menggambarkan dilema seseorang yang harus memilih antara mengikuti perasaan atau menerima kenyataan bahwa hubungan tersebut tidak akan membawa kebahagiaan.
Saat pertama kali mendengarkan hasil rekamannya, Agna Khairuni Aulia mengaku merasa bahagia dan bangga terhadap perkembangan yang berhasil ia capai. Ke depannya, ia berharap lagu tersebut dapat didengar oleh lebih banyak orang dan menjadi teman bagi pendengarnya dalam menghadapi berbagai pengalaman hidup.
Menjalani Peran sebagai Mahasiswa FTIP Unpad dan Penyanyi
Di tengah perjalannya untuk mencapai impiannya menjadi seorang sebagai penyanyi, Agna tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa Teknologi Industri Pertanian di Universitas Padjadjaran. Berbagai aktivitas akademik, mulai dari perkuliahan, praktikum, hingga ujian tetap menjadi bagian penting dalam kesehariannya.
Menjalani dua peran sekaligus bukanlah hal yang mudah. Agna Khairuni Aulia mengaku pernah merasa kewalahan ketika harus menyeimbangkan tuntutan akademik dengan aktivitas bermusik yang semakin berkembang. Namun, ia berusaha menyelesaikan setiap tanggung jawab dengan menentukan prioritas dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin.
Menurut Agna, dukungan dari teman-teman dan lingkungan kampus menjadi salah satu faktor yang membantunya tetap semangat menjalani kedua peran tersebut. Ia merasa mendapat banyak dukungan sejak memulai perjalanan bermusiknya hingga merilis karya sendiri.
Bagi Agna, menjadi penyanyi bukan alasan untuk mengesampingkan pendidikan. Sebaliknya, ia ingin membuktikan bahwa mahasiswa tetap dapat mengembangkan minat dan bakat di luar perkuliahan tanpa melupakan tanggung jawab akademiknya.
Terus Bermimpi dan Berkarya
Berbagai pengalaman yang telah dilalui membuat Agna memandang musik dengan cara yang berbeda. Jika dahulu ia menganggap musik hanya sebagai hobi, kini musik menjadi ruang baginya untuk terus berkembang dan membuktikan kemampuan diri. Perjalanan tersebut juga mengajarkannya bahwa setiap orang memiliki prosesnya masing-masing dan tidak perlu terlalu memikirkan penilaian orang lain.
Menurut Agna, seseorang tidak dapat mengontrol bagaimana orang lain memandang dirinya. Namun, setiap orang dapat mengontrol bagaimana cara mereka terus belajar, berkembang, dan melangkah maju. Pengalaman menghadapi berbagai kegagalan hingga akhirnya mendapat kesempatan besar membuatnya semakin yakin bahwa kerja keras dan konsistensi tidak pernah sia-sia.
Ke depannya, Agna berharap dapat terus berkarya di dunia musik, merilis karya-karya baru, tampil di berbagai panggung, serta menghadirkan lagu yang dapat diterima dan menemani banyak orang. Melalui karya-karyanya, ia juga ingin memberikan inspirasi bagi orang lain untuk berani mengejar mimpi mereka.
Bagi Agna Khairuni Aulia, menjadi mahasiswa bukanlah batasan untuk berkarya. Ia berpesan agar mahasiswa tidak takut memulai sesuatu yang baru dan terus berani bermimpi. “Terus bermimpi dan terus mengusahakan mimpi itu. Tidak ada yang tidak mungkin, jadi jangan takut untuk memulai karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan,” tutupnya.
Bagas Aditya Prasetyo Wibowo Achmad
[email protected]