Unit Inkubasi, Hilirisasi, dan Komersialisasi (IHK) Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) Universitas Padjadjaran bersama BRI Peduli dan BRI Research Institute menggelar Program Pemberdayaan Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Cirebon, Kamis (11/6). Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan kapasitas kewirausahaan bagi para purna migran yang telah kembali ke daerah asalnya.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon tersebut diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari enam kecamatan. Melalui pelatihan dan pendampingan usaha, peserta dibekali keterampilan untuk membangun dan mengembangkan usaha yang produktif, mandiri, serta berkelanjutan.

Sub Branch Office Head BRI, Wahyu Adi Tyahyanto, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Menurutnya, Kabupaten Cirebon dipilih sebagai lokasi program karena memiliki jumlah purna pekerja migran yang cukup besar serta potensi ekonomi lokal yang dapat terus dikembangkan. Melalui sinergi dengan IHK FTIP Unpad, para purna migran diharapkan mampu mengubah pengalaman yang dimiliki menjadi usaha yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
Kepala Unit IHK FTIP Unpad, Dr. In-In Hanidah, menuturkan bahwa pemberdayaan purna migran tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan individu, tetapi juga pada pembangunan ekosistem kewirausahaan yang mampu tumbuh secara berkelanjutan.
“Program ini diharapkan dapat membantu para purna migran tetap produktif dan berdaya setelah kembali ke daerah asal. Kami juga mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang memungkinkan para peserta saling belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan usahanya secara bersama-sama,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut program, IHK FTIP Unpad berencana membangun sentra pemasaran yang dapat berkembang menjadi mini inkubator bisnis bagi para purna migran. Keberadaan sentra tersebut diharapkan menjadi ruang kolaboratif untuk memperkuat jejaring usaha sekaligus meningkatkan akses pasar bagi produk yang dihasilkan peserta.
Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai materi mulai dari penguatan mindset kewirausahaan, validasi produk dan pasar, hingga literasi keuangan sebagai bekal dalam mengelola usaha. Selain itu, peserta juga mengikuti sesi praktik inovasi produk bersama pelaku usaha Daviena Cake and Cookies yang memberikan pelatihan pembuatan kue kering serta dekorasi kue ulang tahun sebagai alternatif peluang usaha berbasis keterampilan.
Sebagai inkubator bisnis yang berfokus pada pengembangan UMKM dan hilirisasi inovasi, IHK FTIP Unpad menerapkan pendekatan pelatihan dan pendampingan intensif secara peer-to-peer selama dua bulan. Metode ini dirancang untuk membantu purna PMI bertransformasi menjadi pelaku usaha yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, S.STP., M.Si., mengapresiasi kolaborasi antara BRI Peduli, BRI Research Institute, dan IHK FTIP Unpad dalam mendukung penguatan kapasitas purna migran di wilayahnya.
Ia berharap keterampilan dan pengalaman yang diperoleh para pekerja migran selama bekerja di luar negeri dapat dioptimalkan menjadi usaha yang mampu membuka lapangan pekerjaan baru serta meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Program pemberdayaan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, sektor perbankan, dan pemerintah daerah dapat menghasilkan dampak nyata dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Melalui penguatan kewirausahaan dan pendampingan berkelanjutan, Unpad terus mendorong lahirnya pelaku usaha mandiri yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi lokal sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Kegiatan ini turut mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui peran aktif perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat, IHK FTIP Unpad berkomitmen mendorong terciptanya ekosistem kewirausahaan yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Laporan : Rilis IHK FTIP/ Dani Wahdani
Sumber Foto : Jedi/IHK